Pagi berkejaran dengan detik
Diam-diam menyelundupkan cahaya berbalut embun
Bersama dengan kepak harap yang gemuruhnya terdengar sampai di penghujung kampung kami
Dihunusnya sebilah belati kehidupan yang akupun tak tahu akankah ia memberi ataupun mengambil
Hanya rasa dan nafas yang jadi jalan dengan sesekali sepotong hati itupun jika ia teringat
Pagi ini Jakarta berkejaran dengan detik
Dan akupun ikut larut di dalamnya
beserta cahaya, embun dan kepak harap yang gemuruhnya terdengar sampai di penghujung kampung kami
Bintaro, 4.3.2011 08:26AM